Pengertian Lengkap Struktur Teks Drama Dan Contohnya

alivemuseum.co.id – DRAMA TEKS adalah bahan dalam bahasa Indonesia yang akan kita pelajari kali ini. Di sini kita akan membahas segala sesuatu yang berkaitan dengan teks dramatis, termasuk pemahaman, struktur, elemen, dan contoh teks dramatis. Teks drama ini sering ditemukan di tempat yang berbeda, kita biasanya menemukannya dalam representasi seni dramatis.
TEXT OF DRAMA (definisi, struktur, elemen, dan teks contoh teater).

Memahami teks dramatis

Dramatext adalah teks cerita yang dilakukan di atas panggung (disebut teater) atau tidak di atas panggung (drama radio, televisi, film). Drama pada umumnya dapat diartikan sebagai bentuk sastra yang isinya tentang kehidupan dan kehidupan disajikan atau disajikan dalam bentuk gerakan.

struktur teks drama

Berikut adalah 3 struktur yang membuat teks dramatis:

Prolog (adegan pembuka).
Dialog (percakapan).
Epilog (adegan terakhir atau kesimpulan).
elemen drama

Groove, adalah serangkaian alur saat melakukan drama.
Mandat, pesan nasihat dalam cerita teater.
FIGURA, aktor yang memainkan karakter dalam sejarah. Karakterisasi adalah representasi karakter dari masing-masing karakter. Ada tiga jenis karakter: (1) protagonis karakter yang menunjukkan kebaikan, (2) antagonis karakter jahat atau karakter berlawanan kebaikan, (3) tetragonis protagonis.
Tema, adalah ide utama sejarah (ide).
Latar belakang adalah tempat dan waktu ketika peristiwa terjadi dalam drama.
Berbagai lembaga sastra dan agama yang mendukung penampilan aktor dalam sebuah drama, seperti panggung dan dandanan.

Contoh drama

Teman sejati

Suatu ketika, keadilan telah menjadi kata yang punah. Pemeriksaan enam bulanan berlangsung. Adi dan Banu duduk di satu tempat, Sita dan Dini duduk di kursi di depannya, sementara Budi duduk sendirian di dekat Banu.
Subjek yang diuji adalah ahli matematika, semua siswa tampak bingung dan kewalahan oleh masalah tersebut. Dan ada percakapan antara 5 teman, Adi, Budi, Banu, Sita dan Early.
Banu: “Din, aku mengajukan jawaban untuk pertanyaan 5 dan 6!”
Segera: “A dan C”
Sita: “Kalau soal angka 10, 11 dan 15, apa jawaban Ban?
Banu: “10 A, 11 D, nomor 15 saya tidak punya”
Adi: “Huss, jangan biarkan guru mendengarmu nanti”
Sita: “Masalahnya sangat sulit, masih banyak yang belum saya lakukan”.
Keempatnya berselingkuh seperti siswa lainnya. Tetapi tidak dengan Budi, dia tampak santai dan mengerjakan ujiannya tanpa curang.
Banu: Bud, sudah selesai?
Budi: “Tidak, hanya ada 3 pertanyaan yang tersisa”
Banu: “Saya meminta jawaban dari 15 hingga 20, Bud!”
Budi: “Tidak mungkin untuk dilarang”
Banu: “Karena, kita adalah teman kembar, kita harus bekerja sama”
Segera: “Ya Bud, kita harus bekerja sama”
Adi: “Ya, kamu adalah permata paling cerdas di sini”
Budi: “tapi tidak ada kolaborasi seperti teman-teman ini”
Sita: “Mengapa Bud? Hanya 5 pertanyaan!”
Budi: “Mengkhianati atau memberi konteks adalah hal yang buruk, dosa yang sama, aku tidak ingin mengkhianati dosa, jadi jadilah scammers, aku minta maaf
Sita: “Tapi sekarang, ini sangat mendesak, Bud”
Segera: “Ya Bud, bantu kami”
Budi: “masih belum bisa”
Adi: Ya, biarkan saja. Jaga Bud dan kita akan menjaga diri kita sendiri. “(Marah dan kesal)
Banu: “Biarkan, kita akan melihatnya di buku”
Kemudian Banu dengan lembut menarik buku itu dari bawah mejanya, lalu melihat formula dan jawabannya. Jadi Sita meminta hasilnya.
Sita: “Dan bannya?
Banu: “Ya, dengarkan, 15 A, 16 D, 17 D, 18 B, 19 A, 20 C
Karena suara Banu cukup keras, guru itu mendengarkannya dan mendekati mereka berempat.
Guru: “Kamu ditipu
Keempatnya dihukum di lapangan untuk menghormati tiang bendera.
Banu: “Saya tidak menyangka akan seperti itu”
Segera: “Saya kira tidak, dia akan dihukum”
Sita: “Kita harus belajar, kan?”
Adi: “Ya, kamu benar”
Banu: “Pada saat seperti ini kita baru saja memperhatikan!”
Sita: “Maafkan aku!”
Adi, Dini & Banu: “Aku juga” bersama
Jadi Budi meninggalkan kelas dan mendekati mereka. Kemudian Budi masuk dengan penuh hormat seperti yang lainnya.
Segera: “Mengapa kamu dilahirkan, apakah kamu dalam hukum?”
Budi: “Tidak, saya juga ingin menjalani hukuman Anda.
Apakah kita teman baik? Saya ingin kita bersama ”
Sita: “Saya harap ini akan menjadi pelajaran bagi kita semua”.
Segera: “dan kami tidak akan mengulanginya lagi”
Adi: “Kami adalah teman sejati”
Kemudian mereka melayani semua kalimat mereka dengan senyum dan tawa. Persahabatan akan mengatasi semua kejahatan.

Sumber: https://www.berpendidikan.com/2019/05/struktur-teks-drama-yang-baik.html

Baca Artikel Lainnya:

Mengenal Teknologi Pengereman ABS Pada Kendaraan Dan Cara Kerjanya

Teori Kinetik Gas – Pengertian, Penerapan, Contoh soal