Penyebab bertambahnya berat badan karena obat

Tidak sedikit orang yang melaporkan kenaikan berat badan karena mengonsumsi obat resep dari dokter. Apa penyebabnya dan dapatkah berat ekstra ini dipotong?

Penyebab bertambahnya berat badan karena obat

obat penghilang rasa sakit

Beberapa obat memengaruhi cara tubuh menyerap dan menyimpan glukosa. Beberapa obat juga menyebabkan tubuh membakar kalori lebih lambat. Selain itu, penambahan berat badan juga disebabkan oleh kenyataan bahwa obat tersebut memiliki fungsi merangsang nafsu makan. Hasilnya, efeknya bisa dilihat dari adanya timbunan lemak di perut.

Obat-obatan yang sering membuat Anda gemuk termasuk obat yang diresepkan untuk penyakit Crohn, rheumatoid arthritis, antidepresan, pil KB, obat kortikosteroid dan bupropion.
Cara menurunkan berat badan karena narkoba
1. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu

Ketika Anda masih di bawah pengawasan dokter, yang terbaik adalah bertanya kepada dokter Anda apakah ada obat yang tidak berdampak pada kenaikan berat badan. Anda juga dapat mengantisipasi dengan bertanya kepada dokter Anda obat apa yang dapat meningkatkan nafsu makan Anda.

Periksa apa yang Anda khawatirkan dengan dokter Anda. Jika perlu, mintalah rencana perawatan yang tidak terlalu berisiko.
2. Makan makanan berserat

Setelah berkonsultasi dengan dokter, adalah mungkin untuk memperbanyak konsumsi makanan berserat untuk mengatasi kenaikan berat badan karena efek obat.

Makanan berserat dapat mengurangi kenaikan berat badan karena obat menahan rasa lapar lebih lama. Selain itu, makanan berserat tidak menyebabkan peningkatan respons hormon insulin. Akibatnya, tubuh menyimpan lebih sedikit lemak.

Dianjurkan untuk makan makanan berserat seperti kacang-kacangan, makanan biji-bijian dan bahkan biji-bijian.

3. Makan sedikit tapi banyak

Karena nafsu makan dapat meningkat ketika menggunakan obat-obatan tertentu, perlu untuk mengakali rasa lapar ini. Seperti? Makanlah dalam porsi kecil tetapi lebih dari 3 kali.

Makan melimpah 3 kali sehari bisa membuat Anda lapar terus menerus. Namun, makan dalam porsi kecil tapi besar dapat mencegah Anda mengonsumsi banyak kalori. Dianjurkan untuk makan lebih banyak buah dan sayuran sehingga mereka bertahan lama dan kenaikan berat badan dapat dihindari
4. Jangan terlalu banyak ngemil

Terkadang beberapa obat dari dokter membuat Anda ingin makan terus menerus. Anda juga berpikir ini normal, sebagai cara untuk mempercepat periode penyembuhan Anda.

Namun, ada baiknya untuk makan ketika Anda hanya lapar. Jangan cepat lapar, makan besar. Anda juga bisa mengalahkan rasa lapar dengan minum banyak air. Selanjutnya, menyikat gigi saat lapar bisa mengurangi rangsangan pada tubuh untuk makan lebih banyak.
5. Tingkatkan gerakan dan aktivitas

Cara lain untuk mengatasi kenaikan berat badan adalah karena obat tersebut bergerak aktif setiap hari. Ini dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda, tetapi yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter untuk setiap kegiatan yang dapat dilakukan.

Kemungkinan Anda tidak akan aktif ketika kondisi fisik Anda masih sehat. Namun, berjalan dengan tenang 15 menit sehari di pagi hari, yoga setelah bangun tidur, atau sekadar bersantai di rumah dapat membuat tubuh tetap aktif.

Baca juga: