Pengertian Cahaya dan Sifatnya Lengkap

Pada kesempatan ini gurusekolah akan membahas materi makalah tentang definisi penjelasan cahaya dan fitur-fiturnya yang lengkap

Untuk perincian lebih lanjut, lihat penjelasan di bawah ini:

Pengertian cahaya

Bisakah Anda melihat dan mengamati hal-hal di sekitar Anda di ruangan gelap? Jika Anda menyalakan lilin atau obor, apakah Anda melihat semua benda ini? kita dapat melihat objek karena cahaya.

Cahaya dan sifat-sifatnya

Cahaya adalah bentuk energi yang memiliki banyak manfaat. Cahaya bisa datang dari matahari, lampu, senter atau lainnya. Objek yang dapat memancarkan cahaya disebut sumber cahaya. Sumber cahaya utama untuk bumi adalah matahari.

Apa sebenarnya cahaya itu?
Menurut seorang fisikawan Inggris James Clark Maxwel (1831-1879), cahaya adalah perambatan gelombang yang dihasilkan oleh kombinasi medan listrik dan medan magnet.

Gelombang yang dihasilkan oleh medan listrik dan magnet gabungan juga disebut gelombang elektromagnetik.

Cahaya dapat dibagi menjadi dua, yaitu cahaya tampak dan cahaya tak terlihat. Cahaya yang terlihat adalah cahaya putih yang dapat ditangkap oleh indera penglihatan, yaitu mata kita. Cahaya yang tak terlihat seperti sinar-X, sinar ultraviolet, sinar gamma dan bahkan sinar inframerah.

1. Cahaya bergerak lurus
Pernahkah Anda memperhatikan lampu mobil atau motor di malam hari? bagaimana perjalanan cahaya itu? Terlihat lurus, bukan? Demikian pula, jika Anda menyalakan obor dan mengarahkannya ke dinding, itu akan menjadi lebih jelas bahwa cahaya dapat berjalan lurus. Benarkah cahaya bisa menyebar lurus? untuk lebih jelasnya, lakukan kegiatan eksperimental berikut;

2. Cahaya menembus objek cahaya
Hal-hal apa yang dapat menembus cahaya? untuk mengetahuinya, lakukan percobaan berikut;

Kaca transparan yang kosong dapat dengan sempurna melewatkan obor di atas kardus. Objek yang dapat membawa cahaya dengan sempurna disebut objek cahaya. Contoh benda bening meliputi air bening dan gelas bening.

Dalam hembusan yang mengandung air sabun, hanya sebagian dari cahaya yang dapat ditransmisikan. Cahaya yang ditangkap oleh karton tampaknya lebih lemah. Objek yang dapat mentransmisikan cahaya tetapi tidak sempurna, juga disebut objek gelap. Contoh lain dari objek tidak jelas termasuk air sabun dan air teh.

Selain benda-benda terang dan benda gelap, ada juga yang disebut benda gelap. Jika cahaya menyentuh objek yang gelap, cahaya tidak dapat melanjutkan. Benda gelap hanya memantulkan cahaya. Di belakang benda gelap itu membentuk bayangan. Contoh benda gelap lainnya adalah papan, batu, dan dinding.

Pantulan cahaya dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu;

untuk. Refleksi refleksi (refleksi tidak teratur / refleksi difus)

Refleksi difus terjadi ketika cahaya menyentuh permukaan yang kasar atau tidak rata. Cahaya yang dipantulkan memiliki arah yang tidak beraturan.

b. Refleksi teratur

Refleksi teratur terjadi jika cahaya menyentuh permukaan yang rata, halus dan mengkilap. Cahaya yang dipantulkan memiliki arah yang teratur. Sebagai contoh, permukaan dengan sifat reflektif biasa adalah cermin.

Cermin dapat memantulkan cahaya, berdasarkan bentuk permukaannya, cermin dapat dibagi menjadi 3, yaitu:

1) Cermin datar
Cermin datar adalah cermin yang memiliki permukaan reflektif datar. Pada cermin datar, bayangan tampak normal, seperti cermin rias.

Properti cermin datar:

Ukuran dan tinggi bayangan sama dengan objek.
Jarak gambar dari cermin sama dengan jarak objek dari cermin.
Tampilan bayangan berlawanan dengan objek.
Cahaya yang tegak lurus dengan bidang cermin.
Bayangan adalah buatan atau virtual.

2) Cermin cembung
Cermin cembung memiliki permukaan reflektif yang melengkung ke arah luar. Misalnya kaca spion mobil atau motor dan juga bagian belakang sendok.

Properti dari cermin cembung:

Gambar dalam cermin cembung adalah virtual, vertikal, dan bahkan lebih kecil dari objek sebenarnya
Divergen, yang berarti menyebarkan pantulan cahaya.
Sifat bayangan tergantung pada jarak objek dari cermin.

3) Cermin cekung

Cermin cekung memiliki bidang refleksi yang melengkung ke dalam.
Misalnya: lampu depan untuk mobil (reflektor), lampu senter, dan bahkan sendok nampan.

Properti dari cermin cekung:

Cermin cekung mengumpulkan sinar cahaya yang dipantulkan (konvergen).
Sifat bayangan objek tergantung pada posisi objek pada cermin. Jika objek dekat cermin cekung, bayangan objek bisa vertikal, lebih besar dan bahkan virtual.