Cyberbullying Meningkat, Ini 4 Cara Mencegahnya!

Cyberbullying, atau intimidasi media sosial, menjadi lebih luas akhir-akhir ini. Bullying ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang merasa memiliki kekuatan lebih dari korbannya. Kekuatan ini dapat dilihat dari segi senioritas, kepemilikan, posisi, dan kecerdasan.

Dikutip dari cosmopolitanfm.com ada beberapa cara untuk mencegah cyberbullying

agar tidak menjadi korban.

  1. Frekuensi publikasi wajar

Memposting konten terlalu aktif di media sosial tidak disarankan. Orang lain bisa merasa terganggu dengan banyaknya postingan Anda yang berhenti di feed mereka. Memposting terlalu sering dan terlalu banyak dapat memicu cyberbullying. Kami menyarankan Anda memposting dengan frekuensi yang wajar.

Hindari konten postingan yang aneh

Konten yang aneh dan mengganggu dapat mendorong terjadinya bullying. Anda harus berhati-hati saat memilih konten apa yang akan diposting di media sosial. Topik sensitif terkait politik dan agama kerap dilontarkan di media sosial. Anda perlu ekstra hati-hati saat mengungkapkan konten politik dan agama agar tidak mengundang bullying oleh pengikut Anda.

  1. Selektif dalam berteman di media sosial

Semakin banyak teman atau pengikut di media sosial, semakin terbuka pintu untuk cyberbullying. Oleh karena itu, Anda harus siap dengan konsekuensinya: postingan Anda bisa mendapat banyak reaksi, dan tidak semuanya positif.

Untuk melakukannya, Anda bisa mengatur kolom komentar agar tidak semua orang bisa meninggalkan komentar, atau membatasi postingan agar hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melihatnya.

Jangan hanya chatting di media sosial

Ketahui konten apa yang boleh dan tidak boleh diceritakan di media sosial. Konten dari perselisihan dengan pasangan tampaknya tidak diunggah dengan baik di media sosial karena dapat menimbulkan reaksi negatif.

Konten berupa opini pribadi dapat diunggah ke media sosial asalkan dikemas dengan bahasa yang baik dan tidak menyinggung pihak lain.

Sejak munculnya media sosial, etika dalam hubungan telah meningkat. Sekarang kita perlu mempraktikkan etika di media sosial juga. Karena komunikasi tidak dilakukan secara tatap muka, apa yang kita tulis di media sosial, baik itu di feed maupun di komentar, terkadang bisa menyakiti orang lain.

Mencegah bullying tidak hanya berarti bahwa cyberbullying itu buruk, tetapi kita sendiri juga harus menahan diri untuk tidak memposting hal-hal yang mendorong terjadinya bullying.

Lihat Juga :

https://ruaitv.co.id/
https://cmaindonesia.id/
https://rakyatjakarta.id/
https://gramatic.id/
https://tementravel.id/
https://psyline.id/
https://cinemags.id/
https://imn.co.id/
https://bernas.co.id/
https://mt27.co.id/

Add Comment