Cara mengatur suplemen kalsium saat berpuasa

Selama puasa, tubuh masih membutuhkan vitamin dan mineral untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar. Salah satu mineral yang dibutuhkan untuk menjaga tubuh tetap aktif adalah kalsium. Selain makanan, Anda juga bisa mengonsumsi lebih banyak kalsium dari suplemen. Jadi kapan Anda harus mengonsumsi suplemen kalsium saat berpuasa?
Pentingnya memenuhi kebutuhan sepakbola selama puasa

Cara mengatur suplemen kalsium saat berpuasa

Kalsium adalah mineral yang dibutuhkan untuk melakukan berbagai fungsi tubuh. Tubuh membutuhkan kalsium untuk membangun dan memelihara tulang yang sehat dan kuat. Kalsium juga dapat mengurangi risiko keropos tulang pada wanita pascamenopause, mengurangi risiko kanker usus besar dan memainkan peran penting dalam proses pembekuan darah. Selain itu, kalsium juga dapat bekerja untuk membantu kontraksi otot dan menstabilkan detak jantung.

Saat Anda berpuasa, Anda tidak bisa makan kapan pun Anda mau. Jadi terkadang mengkonsumsi berbagai makanan dan minuman yang mengandung kalsium adalah hal yang terlupakan.

Meskipun mengonsumsi kalsium pada bulan puasa sama pentingnya dengan hari-hari lainnya. Kebutuhan kalsium yang cukup pada bulan puasa dapat membantu Anda tetap aktif dalam aktivitas Anda dan melakukan sejumlah hal positif lainnya tanpa keluhan terkait masalah tulang.

Untuk ini, perlu memenuhi kebutuhan kalsium harian untuk menjaga kesehatan tulang. Karena lebih dari 90 persen kalsium tubuh disimpan dalam tulang dan gigi.

Jika asupan kalsium kurang dari jumlah yang seharusnya, tubuh akan mengambilnya dari tulang dan gigi. Jika Anda membiarkan tubuh terus kehilangan kalsium, seiring waktu kekuatan tulang dan gigi akan terus melemah. Hasilnya, gigi dan tulang mudah keropos.
Aturan untuk mengambil suplemen kalsium selama puasa

Walaupun kalsium dibutuhkan dalam tubuh, mengkonsumsinya secara berlebihan tidak baik untuk kesehatan ginjal. Untuk ini perlu untuk memenuhi kebutuhan kalsium berdasarkan apa yang telah ditetapkan. Berdasarkan tingkat kecukupan gizi yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan Indonesia, kebutuhan kalsium harian didasarkan pada usia, khususnya:

Usia 13 hingga 18 tahun: 1.200 mg
Umur 19 hingga 49 tahun: 1.000 hingga 1.100 mg
Usia 50 hingga 80 tahun ke atas: 1.000 mg

Jika Anda yakin bahwa asupan kalsium dari makanan dan minuman yang Anda konsumsi tidak cukup, Anda dapat mengambil suplemen tambahan. Terutama bagi Anda yang memiliki osteoporosis dan masalah kesehatan yang membatasi kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium seperti radang usus. Suplemen yang mengandung kalsium akan membantu tulang tetap kuat sehingga aktivitas harian di bulan puasa berjalan lancar.

Suplemen kalsium yang dapat dikonsumsi selama puasa adalah CDR. Selain mengandung kalsium, CDR juga mengandung vitamin D, vitamin C dan vitamin B6 yang baik untuk kesehatan tubuh. Selama puasa, dianjurkan untuk mengonsumsi CDR sekali sehari setelah makan, setelah mengonsumsi sahur atau setelah makan besar selama puasa. Namun, jika Anda memiliki beberapa masalah kesehatan, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengambil suplemen.

Baca juga :