Cara Menanam Pohon Alpukat

Pohon Alpukat

Alpukat (Persea americana) berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko. Dikembangkan untuk pertama kalinya di Indonesia oleh Belanda pada abad ke-19 dan mengandung protein dan lemak nabati, buah ini memiliki banyak manfaat seperti mencegah risiko stroke, menjaga kesehatan mata, mengobati magha dan menurunkan kadar darah. Kolesterol dalam tubuh.

Ada 3 kelompok utama spesies alpukat, yaitu Meksiko, Hindia Barat dan Guatemala. Ketiganya memiliki lahan berbeda dalam ukuran buah, dalam konsistensi kulit buah, dalam rasa, dalam kandungan lemak.

Dalam ketahanan terhadap penyakit dan dalam pelestarian dan dalam kemampuan beradaptasi mereka terhadap lingkungan. Pada kesempatan ini, kita akan membahas cara menanam alpukat yang terbukti meningkatkan panen.

Pohon Alpukat
Pohon Alpukat

Berikut adalah cara menanam pohon alpukat

1. Persiapan Biji Alpukat

Tentu saja, langkah pertama dalam menanam alpukat dari biji adalah mempersiapkan terlebih dahulu biji alpukat atau biji. Menjual biji atau biji alpukat sangat jarang, tetapi jangan khawatir, kita bisa mendapatkannya dari alpukat tua.

2. Persiapan Media Tanam (Media Air)

Untuk memfasilitasi budidaya tanaman alpukat, ini harus terlebih dahulu dilakukan dengan air. Media berair ini memfasilitasi pertumbuhan akar dan pucuk. Selain itu, taman kanak-kanak dapat dikontrol dan dikendalikan lebih banyak dengan air.

3. Proses Pembibitan Tanaman Alpukat

Pembibitan dapat didefinisikan sebagai tahap awal penaburan alpukat. Metode pembibitan merupakan faktor penting dalam pertumbuhan tanaman, termasuk tanaman alpukat ini.

4. Pemeliharaan Bibit Tanaman Alpukat

Untuk mendukung pertumbuhan tunas dan akar biji alpukat, kita juga perlu merawat benih tanaman ini. Setelah bercocok tanam dengan tanah untuk menabur air, kondisi biji alpukat juga harus dijaga dan diperiksa setiap hari. Ini harus dilakukan untuk memastikan pertumbuhan berjalan seperti yang diharapkan.

5. Persiapan Media Tanam (Media Tanah)

Langkah selanjutnya dalam menanam alpukat adalah menyiapkan bijinya. Setelah biji tanaman alpukat sudah berakar dan kecambah mencapai ketinggian sekitar 15 cm, Anda sudah bisa memindahkan biji ke tanah. Segala sesuatunya jelas dipersiapkan sedikit berbeda untuk transmisi ke media terestrial.

6. Pemindahan Bibit ke Media Tanah

Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk memindahkan bibit tanaman alpukat dari media air ke media tanah.

7. Pemeliharaan Tanaman Alpukat

Jangan lupa untuk mengawasi pertumbuhan tanaman ini ketika tanaman alpukat telah dipindahkan ke tanah.

8. Proses Panen Alpukat

Umur panen alpukat biasanya 6-7 bulan setelah reproduksi. Memang untuk waktu yang lama. Ini juga tergantung pada kondisi cuaca, angin, intensitas sinar matahari, dll. Alpukat lama belum tentu matang. Karena itu, panen tidak hanya dapat ditentukan dengan mata, yang terlihat dengan melihat warna kulit luar.

Sekian artikel tentang Cara Menanam Pohon Alpukat semoga bermanfaat.

Baca Juga: