10 Manfaat Labu yang Bisa Didapatkan oleh Ibu Hamil

10 Manfaat Labu yang Bisa Didapatkan oleh Ibu Hamil

10 Manfaat Labu yang Bisa Didapatkan oleh Ibu Hamil

Setidaknya, ada 19 vitamin dan mineral, termasuk antioksidan, serat dan berbagai nutrisi lain yang terkandung dalam labu.

Dalam 100 gram labu, ada 6,5 ​​gram karbohidrat, 26 kalori, 1 gram protein, 2,7 gram gula, 21 miligram kalsium, 340 mg kalium dan 12 mg magnesium.

Buah kuning atau oranye yang kadang-kadang ini adalah salah satu makanan paling sehat dan kaya nutrisi yang dapat Anda konsumsi dengan berbagai cara.

Di bawah ini adalah beberapa manfaat labu yang dapat dicapai oleh wanita hamil, termasuk:

10 Manfaat Labu yang Bisa Didapatkan oleh Ibu Hamil
10 Manfaat Labu yang Bisa Didapatkan oleh Ibu Hamil

Mencegah anak-anak yang lahir dengan disabilitas
Kandungan asam folat dalam labu diyakini dapat mencegah kelahiran bayi cacar.

Folat adalah salah satu zat terpenting yang dibutuhkan oleh wanita hamil dan janin selama kehamilan.

Folat bertindak dengan mempertahankan perkembangan sistem saraf untuk menghindari ancaman yang terkait dengannya.

2. Menjaga sistem pencernaan
Seperti jenis sayuran lainnya, labu juga memiliki kandungan serat yang tinggi yang sangat berguna untuk menjaga sistem pencernaan dan menghindari penyakit seperti sembelit dan sebagainya.

Fungsi lain dari serat adalah untuk menjaga berat wanita hamil sehingga tetap dalam ukuran normal dan masuk akal.

3. Mencegah gangguan otot
Kandungan seng dalam labu mendukung fungsi vitamin C dan E dalam memperkuat sistem otot dan massa tulang.

Zat ini sangat penting untuk diingat selama kehamilan, wanita hamil sering menghadapi masalah otot atau tulang karena peningkatan massa tubuh.

4. Stabilkan tekanan darah
Gangguan tekanan darah pada wanita hamil bisa sangat berbahaya bagi kesehatan mereka.

Agar hal ini tidak terjadi, wanita hamil disarankan untuk mengkonsumsi labu. Kandungan kalium dalam labu diyakini dapat menstabilkan tekanan darah.

5. Berikan energi tambahan
Memiliki gula rendah kalori, labu adalah buah yang tidak membahayakan wanita hamil. Sementara itu, kalori berguna untuk memberi energi pada wanita hamil agar tetap bisa melakukan aktivitas sehari-hari.

Selain itu, makan labu juga bisa mencegah dehidrasi karena labu mengandung 90 persen air.

6. Meningkatkan daya tahan
Jika ibu hamil sering terkena penyakit, seperti batuk atau pilek, mulai sekarang tidak ada salahnya untuk mengonsumsi labu secara teratur.

Sifat antioksidan vitamin A dan C dalam labu dapat meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Selain itu, buah ini juga dipercaya membantu tubuh melawan infeksi virus, bakteri, dan jamur.

7. Pengurangan risiko kanker
Risiko beberapa kanker dapat dikurangi dengan makan labu. Beberapa penelitian mengklaim bahwa kandungan beta-karoten dalam labu berjasa mengurangi risiko kanker prostat, paru-paru dan usus besar.

8. Pertahankan visi
Kandungan vitamin A yang melimpah di labu disebabkan oleh beta karoten. Beta karoten adalah apa yang diubah tubuh menjadi vitamin A dan bekerja untuk membantu retina menyerap dan memproses cahaya, dan sangat penting untuk kesehatan mata.

Selain itu, buah ini juga dipercaya membantu mencegah lapisan katarak di mata dan memperlambat degenerasi makula, yang merupakan gangguan penglihatan yang disebabkan oleh kerusakan retina.

9. Tetap dalam mood
Tidak hanya daging yang digunakan, manfaat labu juga ditemukan dalam biji. Biji labu adalah sumber triptofan, asam amino esensial yang dapat diubah menjadi serotonin, bahan kimia yang terkait dengan tidur dan kebahagiaan.

Karena tubuh Anda tidak membuat triptofan sendirian, makan biji labu dapat membuat Anda lebih mudah tidur dan memiliki suasana hati yang lebih baik.

10. Tingkatkan daya ingat Anda
Labu adalah sumber lutein yang sangat baik. Lutein adalah vitamin karotenoid yang terkait erat dengan vitamin A dan beta karoten.

Konten ini memainkan peran penting dalam kesehatan mata. Selain itu, konten lutein juga dapat meningkatkan fungsi kognitif, termasuk kemampuan untuk belajar, mengingat dan berkonsentrasi.

Sementara itu, karena tingginya kandungan vitamin yang larut dalam lemak di labu, disarankan untuk tidak mengkonsumsi labu terlalu banyak untuk mencegah keracunan vitamin A.

Baca Juga :